Berita adalah inspirasi kita untuk hari ini dan hari selanjutnya, maka bacalah !!
-
Diknasbud Pohuwato Sosialisasikan SPMB ke Sekolah
posted by Admin on 2025-05-26 -
KBRN, Pohuwato : Dalam rangka memperkenalkan mekanisme baru dalam penerimaan siswa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknasbud) Kabupaten Pohuwato mulai melakukan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di seluruh kecamatan se-Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan sosialisasi ini telah dimulai beberapa waktu lalu dan terus berlanjut di berbagai satuan pendidikan. Pada Selasa (20/05/2025), sosialisasi dilakukan di SDN 01 Dengilo dan SDN 04 Paguat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diknasbud, Fitriyani Lasantu, beserta sejumlah pejabat Diknasbud, serta perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Dinas Sosial.
Menurut Fitriyani, SPMB akan mulai diberlakukan pada Tahun Ajaran 2025/2026 menggantikan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebelumnya. Sistem ini diharapkan dapat memberikan pendekatan yang lebih adil, transparan, dan inklusif dalam proses penerimaan murid di sekolah negeri maupun swasta.
SPMB 2025 memiliki empat jalur penerimaan, yaitu:
Jalur Domisili, menggantikan istilah zonasi dan mempertimbangkan jarak tempat tinggal ke sekolah.
Jalur Afirmasi, untuk siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.
Jalur Prestasi, bagi siswa berprestasi akademik maupun non-akademik.
Jalur Mutasi, untuk anak dari orang tua yang pindah tugas serta anak guru.
Fitriyani menekankan pentingnya pemahaman yang menyeluruh dari pihak sekolah dan masyarakat agar penerapan sistem baru ini berjalan lancar sesuai regulasi. Ia berharap sosialisasi ini dapat menjangkau seluruh sekolah di setiap kecamatan sebelum pembukaan resmi pendaftaran SPMB dimulai.
Hingga saat ini, sosialisasi telah berlangsung selama empat hari di sejumlah kecamatan, antara lain Marisa, Buntulia, Duhiadaa, Dengilo, Paguat, Taluditi, dan Randangan.
“Kami berharap seluruh pihak dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi penerapan sistem baru ini,” ujar Fitriyani menutup keterangannya
Post a comment
Sistem Informasi Geografis Sekolah

Comments